nunk_efen@yahoo.com
   
  cahaya kehidupanku
  PENAKU
 

DOA

Kuhamparkan fikirku Mata tertutup Pekat Tanganku menengadah Menanti hujan Aku teringat Masih banyak angin Cahaya pasti datang

SENYUM

Kulujur tubuh untukistirahat penat kurasa

Tak juga sirna

Aku hanya ingin semua kembali

Tak ada marah dan air mata

Awan hitam tak lagi menyelimuti

Tersibak senyum

Aku rengkuh bulan dengan mataku

Tapi cekung nestapa masih bersemayam

Karena aku berusaha tersenyum

SERUPA POHON

Atau engkau telah lupa bahwa semua teman itu baik

Mereka sudah seperti saudara hidup bersapa dan menerima

Serupa pohon ,

Hidup kami bersentuhan menempuh angin dan hujan

Hingga suatu kali kami khilaf

Menemukan tangan kami patah karena teman tak setia

Akhirnya kami putuskan untuk berbelok arah

Tapi poho-pohon itu seperti berhenti mengejar

Dan kami kehilangan arah.

 

GERIMIS ZIKIR DI RELUNG PUISI

Jangan sayat kemarau

Di kedalaman air mataku

Karena selalu ada ketabahan

Ketabahan matahari

Menimang gerimis zikir di relung puisi

“PUKAU CINTA”

“cinta adalah karunia Illahi ,” begitulah pujangga (Matamu terkenang berkelap-kelip bintang )

Kau tak tau perjalanan ini

Sedang sang nahkoda sibuk mengatur arah angin

“ lalu dimana pukaukan cinta ?”

Masing-masing kau aku berfikir keras

Inginnya maknai sampai tuntas

“bila cinta Cuma balas budi belaka maka cinta tak seagung kata pujangga “

Kata mutiara dan puisi-puisi

( di dalamnya terkandung ungkapan isi hatiku dan impianku

Kata-kata cinta yang terindah adalah yang dikatakan oleh pecinta

Orang yang menulis penderitaan adalah orang yang menderita karena ditinggal orang yang di cintai

Pujian terbaik adalah ucapan terimkasih.

Nasehat yang termulia adalah nasehat orang yang mukhlis

Tangis terindah dalah tangisan orang yang malang

Kritik terbaik adalah dari kritik orang yang jujur

Kabar yang benar adalah kabar yang dating dari saksi mata

 

 
  Today, there have been 1 visitorson this page!  
 
=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=